Sabtu, 26 Februari 2011

Short Message (On Friday Agustus 6, 2010 at 10:08 pm)

Jangan pernah berpikir aku akan berpaling,
karna tidak ada alasan buat aku pergi dari kehidupan kamu.
Gak ada yang bisa gantiin posisi kamu sampai saat ini,
tapi apa artinya sebuah hubungan yang tidak dilandasi dengan kepercayaan?
Selalu curiga dan curiga.

Aku merasakan semua sejak mengenal kamu.
Pahit, manis, susah, senang, khawatir, kecewa, marah, cemas
dan yang tidak bisa aku lupakan satu pesan singkat darimu,
“all i want is you, will you be my bride?”
sumpah demi apapun aku amat menyukai kalimat itu.
Aku ingin hubungan kita membaik.
Karna jika kamu marah sedikit saja aku akan sangat memikirkan itu,
jika kamu sakit sedikit saja aku akan sangat tersiksa.

Mulai sekarang aku tidak akan memintamu untuk mengerti diriku,
tidak akan marah jika kamu tidak memberi kabar,
mengabaikan teleponku dan membiarkan aku pulang sendiri.
Aku berjanji tidak akan marah

karna aku hanya ingin kamu dan 1 harapan......
kebersamaan yang abadi....................


Secondhand Serenade - Stay Close, Don`t Go !



I’m staring at the glass in front of me,
Is it half empty?
Have I ruined all you’ve given me?
I know I’ve been selfish,
I know I’ve been foolish,
But look through that and you will see,
That I’ll do better.
I know, baby I can do better.

[Chorus]
If you leave me tonight,
I’ll wake up alone,
Don’t tell me I will make it on my own.
Don’t leave me tonight,
This heart of stone will sink ’til it dies,
If you leave me tonight.

Sometimes I stare at you while you are sleeping,
I listen to your breathing,
Amazed how I somehow managed to,
Sweep you off of your feet girl,
Your perfect little feet girl,
I took for granted what you do,
But I’ll do better.
I know, baby I can do better.

[Chorus]
If you leave me tonight,
I’ll wake up alone,
Don’t tell me I will make it on my own.
Don’t leave me tonight,
This heart of stone will sink ’til it dies,
If you leave me tonight.


And don’t you know,
My heart is pumping,
Oh, it’s putting up the fight.
And I’ve got this feeling,
That everything’s alright.
Don’t you see?

I’m not the only one for you,
But you’re the only one for me.


If you leave me tonight,
I’ll wake up alone.

[Chorus]
If you leave me tonight,
I’ll wake up alone,
Don’t tell me I will make it on my own.
Don’t leave me tonight,
This heart of stone will sink ’til it dies,
If you leave me tonight.
Don’t leave me tonight...



NB : ini merupakan salahsatu lagu dari secondhand serenade
yang paling sering gw dengerin #curhaaat haha **

Kamis, 24 Februari 2011

Cerita Pendek (On Thrusday february 24, 2011 at 05:22 pm)

Kepadanya yang telah memberiku banyak pelajaran,

Bisakah kita berbicara sebentar?
Aku hanya teringat, jangan khawatir akan kehadiranku.
Aku tau kita sudah tidak mungkin bersama 
tapi salahkah jika aku ingin sekedar menemuimu?

Kau tau, dulu aku sama sekali tidak mengenalmu. 
Aku tidak tau kau siapa, kelas berapa atau apalah. 
Kau tau kan, 
pesonaku membuatmu diam-diam menyimpan rasa dalam hati. 
Terlalu dalam kurasa sampai kau tak bisa berhenti 
mengganggu kehidupanku.

Aku rasa kau tau, 
surat darimu mungkin jika ku simpan tidak akan muat disebuah file.
Terlalu banyak, 
terlalu banyak sampai aku tega membakar habis semuanya. 
Terlalu menyakitkan bukan? 
Mencintai seseorang yang telah mencintai oranglain.

Aku mengerti sekarang.
Aku mengerti apa arti sebuah pengorbanan.
Aku mengerti tidak selalu yang kucinta akan memberikan kebahagiaan. 

Kau tau kenapa sulit sekali menghapus bayangmu? 
Karna kebersamaan kita terlalu berharga untuk dilupakan. 
Apa kita tidak bisa bersahabat? 
Atau setidaknya izinkan aku untuk menjadi temanmu. 

Dulu, sekitar 5 tahun yang lalu 
saat pertama kali aku tau siapa kamu, 
orang yang selalu mengirimkan sepucuk surat disetiap pagiku. 
Aku sama sekali tidak pernah berpikir bisa mengagumimu seperti sekarang. 
Apa kau sedang bergurau? 
aku tau dulu kau sakit, tapi haruskah aku merasa yang sama?

Kenapa tega sekali? 
Kenapa tega melihatku tidak bisa bernafas menahan perasaan 
tiap kali bertemu denganmu. 
Kau ingatkan? Bukan sekedar satu lelaki yang mendekatiku, 
bukan sekedar dia tapi mereka, 
meskipun begitu kau tidak pernah menyerah bukan? 
Lalu kenapa aku harus berhenti sekarang?

Percaya tidak, 
‘frame love’ yang kau berikan sewaktu ulangtahunku yang ke-14 masih aku simpan sampai saat ini. Tidak pernah terpikir akan seperti sekarang. 
Hey jangan diam saja! bicaralaaaah. Aku rindu suaramu. 

Tidak ada yang lain yang bisa membuatku benar-benar 
percaya kekuatan cinta selain kamu.

Ingatkan, kita begitu berbeda dalam semua.  
Tapi cinta menyatukan kita. 

Boleh aku membenci gadis berinisial “A” itu? 
Dia yang telah merebut perhatianmu, 
dia yang menyakitiku atas kepergianmu, 
dia yang menoreh luka teramat dalam sampai aku 
tidak bisa bernafas. 
Dia yang membunuhku perlahan. Haruskah aku rela? 

Kenapa bisa melupakan semua kenangan yang terukir dalam 
selama beberapa tahun? 
Kenapa bisa lupa hanya karna kehadiran orang baru? 
Kenapa? Kenapa? Kenapa?

Apa kau pikir ini takdir Tuhan?

“all i want is you, will you be my bride?”
Kau melupakannya, 
kau melupakan kalimat terindah yang pernah kau ucap... (S)

Tanpa judul (On Saturday May 29, 2010 at 07:09 pm)

Menanam sesuatu yang tak mungkin tumbuh
Sungguh heran melihatnya
Akankah suatu hari nanti dia terbangun?
Dan kan ku saksikan ketika mata itu terbuka
Hati kelu dan bibirpun bisu

Demi-Nya, demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya
Ku ingin dia tau dan mengerti, harapan itu pasti
Dan biarkan semua berlalu sampai dia menemukan cahaya itu

Alhamdulillah (On Sunday January 23, 2011 at 09:09 am)


Lembut kasih yang kurasa tak dapat dilukiskan ataupun digambarkan. 
Allah begitu menyayangiku, menahanku untuk tetap bertahan disampingmu. 
Segala yang kau beri, semuanya. Tak dapat aku membalasnya. 

Betapa Allah menyayangiku, mempercayakan kebersamaan kita, 
meneguhkan hatiku untuk tetap tinggal tanpa melihat kearah manapun
Andai aku halal bagimu, kan ku dekap kau dengan erat

Takkan ku biarkan seorangpun menyakitimu... 

Rabu, 23 Februari 2011

surat yang tak tersampaikan (On Monday November 2010)

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

semoga tidak ada kesalahpahaman atas hadirnya surat ini. maaf sudah menyusahkanmu belakangan ini. aku hanya berusaha untuk menghindar. menghindar dari segala yang dapat melemahkanku. tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja. hanya terlalu takut untuk bertemu. bahkan untuk mendengar suaramu saja rasanya aku tidak sanggup.

maaf mungkin ini terlalu berlebihan tapi memang beginilah adanya. terimakasih untuk semua pelajarannya, aku bersyukur Allah memberikan kesempatan untuk dapat mengenalmu.

terimakasih membuatku lebih kuat saat kau katakan, jodoh ditangan Allah. terimakasih membuatku lebih semangat belajar saat kau kirim pesan singkat memintaku berjanji untuk mengurangi main dan belajar dengan serius. terimakasih membuatku belajar untuk mencintai-Nya lebih dari siapapun.

kau yang terhebat !
ku pikir kau sempurna, tapi saat kau buat kesalahan beberapa waktu lalu aku tersadar, hanyalah Allah yang Maha Sempurna

kita masih bisa berteman bukan?
aku akan berusaha untuk tidak memperhatikanmu dari kejauhan lagi, mengalihkan pikiran dan membiarkanmu melakukan apapun yang kau suka.

MAAF UNTUK SEMUANYA : T_T 

Untuk teman sekelasku (On Monday maret 2010)

kau tau, aku tidak pernah bosan memandangi indah wajahmu dari kejauhan.
kau tau, aku melihatmu sejak tadi. berjalan kesana kemari tanpa aturan. kau benar-benar tidak bisa diam rupanya.

tadi kau datang terlambat, bergegas lari untuk menyalami wali kelas kita. aku tau apa yang akan terjadi selanjutnya. istirahat, kau akan duduk diam dengan pandangan fokus kearah luar. aku tau kau berharap dia datang lewat depan kelas kita dan menyapamu. aku juga tau apa yang akan terjadi setelahnya.
kau belajar dengan tenang tapi aku tau ketenanganmu takkan membawakan hasil karna kau hanya memikirkannya sejak tadi.

aku terus melihatmu, kau duduk disudut kanan depan kelas kita. hanya dengan menoleh kearah kanan aku dapat melihatmu dengan jelas. kau melamun (lagi) apa hanya dia yang ada diotakmu? aku bukan peramal tapi aku tau apa yang akan terjadi kemudian.

pulang sekolah, kau akan duduk diatas mejamu dan mengetik pesan entah pada siapa kau kirim pesan singkat itu. tak lama dia datang, aku melihat dengan jelas. kau berjalan bersamanya. dengan cepat kalian hilang dari pandanganku. aku tau aku akan sakit melihat ini, tapi aku tetap melihat dari jendela kelas kita, ya kearah parkiran.

kau mengantarnya, aku tau kau mengantarnya pulang setiap hari. aku seakan tak bisa bernafas (lagi) tapi sepertinya tak akan merubah apapun karna kau tak pernah memikirkanku